Everything in life is pre-written, but with dua it can be re-written

Minggu, 01 November 2020

PJJ PAI & BP VIII_MINGGU KE-6

 RINGKASAN MATERI BAB V

Jiwa Lebih Tenang

dengan Banyak Melakukan Sujud

1.  Sujud Syukur

1. Pengertian

Syukur artinya Berterima kasih kepada Allah Swt. Sujud syukur ialah sujud yang dilakukan ketika seseorang memperoleh kenikmatan dari Allah atau telah terhindar dari bahaya. Untuk mengungkapkannya biasanya kita hanya membaca Hamdalah tetapi disamping mengucapkan hamdalah kita juga dianjurkan bersujud yaitu sujud syukur.

2. Hukum dan Dalil Naqli

Adapun hukum melaksanakan sujud syukur itu sunnah yang berlandaskan hadis Rasulullah sebagai berikut yang artinya :

 “Dari Abu Bakrah, “Sesungguhnya apabila datang kepada Nabisaw. Sesuatu yang menggembirakan atau kabar suka, beliau langsung sujud bersyukur kepada Allah.” (H.R. Abu Dawud dan Tirmizi).

3.  Sebab-sebab melakukan sujud

Sebab sebab melakukan sujud syukur Ialah :

a.    Mendapatkan nikmat dari Allah Swt.

Apabila kita mendapat nikmat / baru saja mendapat kabar gembira kita disunnahkan melakukan sujud syukur

b.    Terhindar dari bahaya

Saat kita terhindar dari bahaya /bencana ketika terjadi maka segera melakukan sujud syukur tanpa menunda nunda

4.   Contoh

a.   Saat menerima rapor belajar dan mendapat nilai bagus mereka sujud syukur didepan kelas

b.   Saat terjadi tsunami andi selamat dan seketika itu ia langsung melakukan sujud syukur

c.   Saat mendapatkan nilai bagus dalam ulangannya

5.   Tata Cara dan bacaan sujud

Tata cara melakukan sujud syukur Ialah sebagai berikut :

a.       Menghadap kiblat

b.      Niat untuk sujud syukur

c.       Sujud seperti sujud dalam śalat dengan membaca do’a sebagai berikut artinya:

 “Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, dan tiada kekuatan serta daya upaya kecuali atas ijin Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.”

d.  Duduk kembali

e.   Salam

6.   Hikmah melakukan sujud syukur

Hikmah melakukan sujud syukur, sebagai berikut :

a.       Orang yang mendapatkan nikmat dan kelebihan kalau tidak berhati hati dapat lupa diri sehingga menjadi angkuh atau sombong. Orang yang melakukan sujud syukur akan terhindar dari sifat sombong atau angkuh tersebut.

b.      Memperoleh kepuasan batin berkaitan dengan anugerah yang diterima dari Allah Swt.

c.       Merasa dekat dengan Allah sehingga memperoleh bimbingan dan hidayah-Nya.

d.      Memperoleh tambahan nikmat dari Allah Swt. dan selamat dari siksa-Nya.

 

2. Sujud Tilawah

1.  Pengertian

Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan karena membaca ayat ayat sajdah dalam al-Qur’an ketika śalat maupun di luar salat, baik pada saat membaca/menghafal sendiri atau pada saat mendengarkannya.

2.  Hukum dan Dalil Naqli

Hukum melaksanakan sujud tilawah adalah sunnah, Berikut arti dari dalil naqli sujud tilawah

Artinya :“Dari Ibnu Umar, sesungguhnya Nabi saw. Pernah membaca al-Qur’an di depan kami. Ketika bacaannya sampai pada ayat sajdah, beliautakbir, lalu sujud, maka kami sujud bersama-sama beliau.” (HR. Tirmidzi)

3.  Sebab sebab melakukan sujud Tilawah

Sujud tilawah dilakukan karena pada saat membaca atau mendengarkan bacaan al-Qur’ān menemukan ayat-ayat sajdah baik pada saat śalat maupun di luar śalat. Adapun ayat-ayat sajdah yang ada di dalam al-Qur’ān berjumlah 15yaitu:

a.  Q.S. al-A’raf/7 ayat 206

b.  Q.S. ar-Ra’du/13 ayat 15

c.  Q.S. an-Nahl/16 ayat 49

d.  Q.S. Al-Isra’/17 ayat 109

e.  Q.S. al-Hajj/22 ayat 18

f.   Q.S. Maryam/19 ayat 58

g.  Q.S. al-Hajj/22 ayat 77

h.  Q.S. al-Furqan/25 ayat 60

i.   Q.S. an-Naml/ 27 ayat 25

j.   Q.S. al-Sajdah/32 ayat 15

k.  Q.S. Sad/38 ayat 24

l.   Q.S. Fussilat/41 ayat 38

m. Q.S. an-Najm/53 ayat 62

n.  Q.S. al-Insyiqaq/84 ayat 21

o.  Q.S. al-‘Alaq/96 ayat 19

4.  Contoh

a.   Saat membaca ayat yang ada bacaan sajdah

b.  Saat mendengar orang lain membaca ayat yang ada bacaan sajdah

c.   Saat bertadarus lalu menemukan bacaan yang ada bacaan sajdah

5.  Tata cara dan bacaan sujud Tilawah

Tata cara sujud tilawah ada dua macam, yaitu:

1.   Sujud tilawah yang dilakukan di luar salat.

               Adapun cara yang melakukan sujud tilawah di luar salat sebagai berikut:

a. Berdiri menghadap kiblat

b. Berniat melakukan sujud tilawah

c. Takbiratul ihram

d. Sujud satu kali

Pada saat sujud membaca do'a 

Artinya: “aku bersujud kepada Tuhan yang menjadikan diriku, Tuhan yang membukakan pendengaran dan penglihatan dengan kekuasaan-Nya.”

e. Duduk sejenak

f. Salam

            2.   Sujud tilawah yang dilakukan di dalam salat.

                Adapun cara melakukan sujud tilawah di dalam salat sebagai berikut:

Pada saat kita sedang berdiri dalam salat membaca ayat sajdahatau imam membaca ayat sajdah, kita langsung melakukan sujud satu kali dengan membaca do’a sujud tilawah. Setelah selesai melakukan sujud tilawah tersebut kita langsung berdiri lagi dan melanjutkan salatkembali.

6.    Hikmah Melakukan sujud tilawah

Hikmah melakukan sujud tilawah, yaitu:

1. Dijauhkan dari godaan setan.

2. Lebih menghayati bacaan dan makna al-Qur’an yang sedang dibaca.

3. Mendekatkan diri kepada Allah Swt.

 

 

3.   Sujud Sahwi

1.  Pengertian

Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu-ragu di dalam salat. Sujudnya dua kali dan dilakukan setelah membaca tahiyat akhir sebelum salam.

2.  Hukum dan Dalil Naqli

Adapun hukum melakukan sujud sahwi adalah sunnah sebagaimana hadis Rasulullah saw. sebagai berikut artinya:

Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi saw bersabda,“Apabila salah seorang di antara kamu ragu dalam salat, apakah ia sudah mengerjakan tiga atau empat rakaat, maka hendaklah dihilangkan keraguan itu, dan diteruskan salatnya menurut yang diyakini, kemudian hendaklah sujud dua kali sebelum salam.” (HR. Ahmad dan Muslim)

3.  Sebab sebab melakukan sujud sahwi

Sebab-sebab orang yang salat melakukan sujud sahwi adalah:

a.       Lupa meninggalkan salah satu rukun salat seperti lupa melakukan rukuk, iktidal, atau sujud.

b.      Lupa atau ragu jumlah rakaat.

c.       Lupa membaca do’a qunut (bagi yang membiasakan qunut).

d.      Lupa melakukan tasyahud awal.

e.       Kelebihan atau kekurangan dalam jumlah rakaat.

Dalam kasus rakaat kurang, apabila pada saat salat ada yang mengingatkan bahwa rakaat salat kita kurang, maka harus segera berdiri,takbir, dan melengkapi jumlah rakaatnya baru kemudian melakukan sujud sahwi.

4.  Contoh

a. Saat sholat lupa melakukan Tasyahud awal

b. Saat sholat jumlah rekaat berlebih / kurang

c. Lupa melakukan sujud

5.  Tata cara melakukan dan bacaan sujud sahwi

Cara melakukan sujud sahwi sebagai berikut :

1. Sujud sahwi dilaksanakan sebelum salam apabila orang yang sedang salat lupa akan bilangan salat yang sedang dikerjakan atau lupa tidak melakukan tahiyat awal dan kita baru ingat sebelum dia salam.

2. Setelah selesai membaca tahiyat akhir, langsung sujud lagi dengan membaca artinya:

Artinya: “Maha Suci Allah yang tidak tidur dan lupa”.

3. Bangun dari sujud disertai dengan mengucapkan takbir,

4. Kemudian duduk sebentar lalu takbir dan dilanjutkan sujud lagi dengan doa yang sama dengan sujud pertama.

5. Duduk kembali dan diakhiri dengan salam.

6.  Hikmah dari sujud sahwi

Manusia tidak boleh berperilaku sombong dan angkuh karena manusia adalah tempat salah dan lupa. Yang tidak pernah lupa hanyalah Allah Swt.Orang yang berbuat salah, khilaf, dan lupa harus segera memohon ampun kepada Allah dengan membaca istighfar. Demikian halnya ketika kita bersalah dengan orang tua, guru maupun teman harus segera meminta maaf kepada mereka. Hikmah berikutnya adalah kita diajarkan untuk bisa memahami bahwa orang lain juga bisa salah. Jika orang tersebut mengakui kesalahannya dan minta maaf, maka sebagai umat Islam diajarkan untuk segera memberi.

 Note: Untuk materi lebih lengkap bisa dilihat pada GOOGLE CLASSROOM masing-masing kelas 😊


Tidak ada komentar:

Posting Komentar