RINGKASAN MATERI BAB V
Jiwa Lebih Tenang
dengan Banyak Melakukan Sujud
1. Sujud
Syukur
1.
Pengertian
Syukur artinya
Berterima kasih kepada Allah Swt. Sujud syukur ialah sujud yang dilakukan ketika seseorang memperoleh kenikmatan dari Allah atau telah terhindar dari bahaya. Untuk mengungkapkannya
biasanya kita hanya membaca Hamdalah tetapi disamping mengucapkan hamdalah kita
juga dianjurkan bersujud yaitu sujud syukur.
2. Hukum dan Dalil Naqli
Adapun hukum
melaksanakan sujud syukur itu sunnah yang berlandaskan hadis Rasulullah sebagai
berikut yang artinya :
“Dari Abu Bakrah, “Sesungguhnya apabila datang
kepada Nabisaw. Sesuatu yang menggembirakan atau kabar suka, beliau langsung sujud
bersyukur kepada Allah.” (H.R. Abu Dawud dan Tirmizi).
3. Sebab-sebab
melakukan sujud
Sebab sebab melakukan
sujud syukur Ialah :
a.
Mendapatkan nikmat dari Allah Swt.
Apabila
kita mendapat nikmat / baru saja mendapat kabar gembira kita disunnahkan
melakukan sujud syukur
b.
Terhindar dari bahaya
Saat
kita terhindar dari bahaya /bencana ketika terjadi maka segera melakukan sujud
syukur tanpa menunda nunda
4. Contoh
a. Saat
menerima rapor belajar dan mendapat nilai bagus mereka sujud syukur didepan
kelas
b. Saat
terjadi tsunami andi selamat dan seketika itu ia langsung melakukan sujud
syukur
c. Saat
mendapatkan nilai bagus dalam ulangannya
5. Tata
Cara dan bacaan sujud
Tata cara melakukan sujud syukur Ialah sebagai
berikut :
a. Menghadap kiblat
b. Niat untuk sujud
syukur
c. Sujud seperti sujud
dalam śalat dengan membaca do’a sebagai berikut artinya:
“Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah,
tiada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, dan tiada kekuatan serta daya upaya
kecuali atas ijin Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.”
d. Duduk kembali
e. Salam
6. Hikmah
melakukan sujud syukur
Hikmah melakukan sujud
syukur, sebagai berikut :
a. Orang yang mendapatkan
nikmat dan kelebihan kalau tidak berhati hati dapat lupa diri sehingga menjadi
angkuh atau sombong. Orang yang melakukan sujud syukur akan terhindar dari
sifat sombong atau angkuh tersebut.
b. Memperoleh kepuasan
batin berkaitan dengan anugerah yang diterima dari Allah Swt.
c. Merasa dekat dengan
Allah sehingga memperoleh bimbingan dan hidayah-Nya.
d. Memperoleh tambahan
nikmat dari Allah Swt. dan selamat dari siksa-Nya.
2. Sujud Tilawah
1.
Pengertian
Sujud tilawah adalah
sujud yang dilakukan karena membaca ayat
ayat sajdah dalam al-Qur’an ketika śalat maupun di
luar salat, baik pada saat membaca/menghafal sendiri atau pada saat
mendengarkannya.
2. Hukum
dan Dalil Naqli
Hukum
melaksanakan sujud tilawah adalah sunnah, Berikut arti dari
dalil naqli sujud tilawah
Artinya
:“Dari Ibnu Umar, sesungguhnya Nabi saw. Pernah membaca al-Qur’an di depan
kami. Ketika bacaannya sampai pada ayat sajdah, beliautakbir, lalu sujud, maka
kami sujud bersama-sama beliau.” (HR. Tirmidzi)
3. Sebab
sebab melakukan sujud Tilawah
Sujud tilawah dilakukan
karena pada saat membaca atau mendengarkan bacaan al-Qur’ān menemukan
ayat-ayat sajdah baik pada saat śalat maupun di luar śalat. Adapun
ayat-ayat sajdah yang ada di dalam al-Qur’ān berjumlah 15yaitu:
a.
Q.S. al-A’raf/7 ayat 206
b.
Q.S. ar-Ra’du/13 ayat 15
c. Q.S.
an-Nahl/16 ayat 49
d. Q.S.
Al-Isra’/17 ayat 109
e. Q.S.
al-Hajj/22 ayat 18
f. Q.S. Maryam/19 ayat 58
g. Q.S.
al-Hajj/22 ayat 77
h. Q.S.
al-Furqan/25 ayat 60
i. Q.S. an-Naml/ 27 ayat 25
j. Q.S. al-Sajdah/32 ayat 15
k. Q.S.
Sad/38 ayat 24
l. Q.S. Fussilat/41 ayat 38
m. Q.S. an-Najm/53 ayat 62
n. Q.S.
al-Insyiqaq/84 ayat 21
o. Q.S.
al-‘Alaq/96 ayat 19
4. Contoh
a.
Saat membaca ayat yang ada bacaan sajdah
b. Saat mendengar orang lain membaca ayat yang ada bacaan sajdah
c.
Saat bertadarus lalu menemukan bacaan yang ada bacaan sajdah
5. Tata cara dan bacaan sujud Tilawah
Tata cara
sujud tilawah ada dua macam, yaitu:
1. Sujud tilawah yang
dilakukan di luar salat.
Adapun cara
yang melakukan sujud tilawah di luar salat sebagai berikut:
a. Berdiri menghadap
kiblat
b. Berniat melakukan
sujud tilawah
c. Takbiratul
ihram
d. Sujud satu kali
Pada saat sujud
membaca do'a
Artinya: “aku bersujud
kepada Tuhan yang menjadikan diriku, Tuhan yang membukakan pendengaran dan
penglihatan dengan kekuasaan-Nya.”
e. Duduk sejenak
f. Salam
2. Sujud tilawah yang dilakukan di dalam salat.
Adapun
cara melakukan sujud tilawah di dalam salat sebagai berikut:
Pada saat kita sedang
berdiri dalam salat membaca ayat sajdahatau imam membaca ayat sajdah, kita
langsung melakukan sujud satu kali dengan membaca do’a sujud tilawah. Setelah
selesai melakukan sujud tilawah tersebut kita langsung berdiri lagi dan
melanjutkan salatkembali.
6. Hikmah Melakukan sujud tilawah
Hikmah melakukan
sujud tilawah, yaitu:
1. Dijauhkan dari
godaan setan.
2. Lebih menghayati
bacaan dan makna al-Qur’an yang sedang dibaca.
3. Mendekatkan diri
kepada Allah Swt.
3. Sujud Sahwi
1. Pengertian
Sujud sahwi
adalah sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu-ragu di dalam salat.
Sujudnya dua kali dan dilakukan setelah membaca tahiyat akhir sebelum salam.
2. Hukum
dan Dalil Naqli
Adapun
hukum melakukan sujud sahwi adalah sunnah sebagaimana hadis
Rasulullah saw. sebagai berikut artinya:
Dari
Abu Sa’id Al Khudri, Nabi saw bersabda,“Apabila salah seorang di antara kamu
ragu dalam salat, apakah ia sudah mengerjakan tiga atau empat rakaat, maka
hendaklah dihilangkan keraguan itu, dan diteruskan salatnya menurut yang
diyakini, kemudian hendaklah sujud dua kali sebelum salam.” (HR. Ahmad dan
Muslim)
3. Sebab
sebab melakukan sujud sahwi
Sebab-sebab orang
yang salat melakukan sujud sahwi adalah:
a. Lupa meninggalkan
salah satu rukun salat seperti lupa melakukan rukuk, iktidal, atau
sujud.
b. Lupa atau ragu
jumlah rakaat.
c. Lupa membaca
do’a qunut (bagi yang membiasakan qunut).
d. Lupa
melakukan tasyahud awal.
e. Kelebihan atau
kekurangan dalam jumlah rakaat.
Dalam
kasus rakaat kurang, apabila pada saat salat ada yang mengingatkan bahwa rakaat salat kita kurang, maka
harus segera berdiri,takbir, dan melengkapi jumlah rakaatnya baru kemudian
melakukan sujud sahwi.
4. Contoh
a. Saat sholat lupa
melakukan Tasyahud awal
b. Saat sholat jumlah rekaat berlebih / kurang
c. Lupa melakukan sujud
5. Tata
cara melakukan dan bacaan sujud sahwi
Cara melakukan sujud sahwi sebagai
berikut :
1. Sujud sahwi dilaksanakan
sebelum salam apabila orang yang sedang salat lupa akan
bilangan salat yang sedang dikerjakan atau lupa tidak melakukan tahiyat
awal dan kita baru ingat sebelum dia salam.
2. Setelah selesai
membaca tahiyat akhir, langsung sujud lagi dengan membaca artinya:
Artinya: “Maha Suci
Allah yang tidak tidur dan lupa”.
3.
Bangun dari sujud disertai dengan mengucapkan takbir,
4.
Kemudian duduk
sebentar lalu takbir dan dilanjutkan sujud lagi dengan doa yang sama dengan
sujud pertama.
5. Duduk kembali dan diakhiri dengan salam.
6. Hikmah
dari sujud sahwi
Manusia
tidak boleh berperilaku sombong dan angkuh karena manusia adalah tempat salah
dan lupa. Yang tidak pernah lupa hanyalah Allah Swt.Orang yang berbuat salah,
khilaf, dan lupa harus segera memohon ampun kepada Allah dengan membaca
istighfar. Demikian halnya ketika kita bersalah dengan orang tua, guru maupun
teman harus segera meminta maaf kepada mereka. Hikmah berikutnya adalah
kita diajarkan untuk bisa memahami bahwa orang lain juga bisa salah. Jika orang
tersebut mengakui kesalahannya dan minta maaf, maka sebagai umat Islam
diajarkan untuk segera memberi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar